fbpx

AKUMPOS.COM

Memahami Lebih Dalam Tentang Point of Sales: Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerjanya yang Perlu Anda Ketahui

Apa itu Point of Sale. Sumber: freepik.com

Dalam era bisnis modern yang terus berkembang, penggunaan teknologi semakin menjadi kebutuhan utama. Salah satu teknologi yang banyak membantu dalam menjalankan bisnis adalah Point of Sales (POS). Sudah tahu pengertian Point of Sales?

Point of Sales adalah suatu sistem yang digunakan dalam proses penjualan, pengelolaan persediaan, dan pencatatan transaksi bisnis. Agar dapat menikmati kegunaan dan kenyamanan dalam menggunakan POS, kamu perlu memahami fungsi dan cara kerja Point of Sales terlebih dahulu. 

Artikel ini akan mengupas lebih jauh mulai dari pengertian, fungsi, dan cara kerja Point of Sales (POS). Simak selengkapnya di bawah ini!

Baca juga: 6 Keuntungan Menggunakan POS Canggih bagi Usaha Kecil dan Menengah

Pengertian Point of Sales (POS)

Point of Sales adalah suatu sistem yang digunakan untuk pengelolaan transaksi penjualan dan pembelian secara otomatis dan efisien. Sistem Point of Sales digunakan untuk mempermudah proses penjualan dan pembelian dengan tujuan meningkatkan efisiensi bisnis dan pengalaman pelanggan.

Pada dasarnya, Point of Sales adalah layanan yang dapat membantu pebisnis dalam proses transaksi secara mudah. Selain memudahkan pebisnis, pembeli juga dimudahkan dalam hal bertransaksi agar lebih lancar. POS system memungkinkan pebisnis dapat melacak transaksi antara penjual dan pembeli.

Awalnya, para penjual memanfaatkan mesin kasir konvensional seperti cash register dan cash drawer untuk mencatat transaksi, mencetak struk, dan menyimpan uang. Namun, seiring perkembangan zaman, POS system hadir dengan fitur yang lebih lengkap dan kompleks sehingga pengelolaan transaksi penjualan hanyalah sebagai salah satu fitur dari POS.

POS bukan hanya sekadar mesin kasir, karena didukung oleh platform Android atau iOS dengan fitur analisis dan laporan yang canggih untuk membantu pemilik usaha dalam pengambilan keputusan bisnis.

Oleh karena itu, tidak mengherankan jika POS system hadir dengan teknologi canggih yang sesuai dengan zaman. POS merupakan salah satu solusi pembayaran yang mengikuti perkembangan masa kini.

Dengan sistem POS, perhitungan barang yang dibeli tidak lagi dilakukan secara manual, tetapi menggunakan sistem yang lebih cepat dan efisien. Perusahaan dan bisnis besar membutuhkan kontrol yang akurat dan cepat terhadap penjualan dan stok, yang hanya dapat dicapai melalui sistem, bukan metode manual.

Saat ini, penggunaan POS telah meluas ke berbagai jenis usaha, termasuk restoran, laundry, dan kedai kopi. Tidak seperti POS offline yang hanya menggunakan mesin kasir, POS modern berbasis digital telah mengatur sepenuhnya.

Baca juga: Manfaat Bisnis Mendukung Pembayaran Non Tunai

Fungsi Point of Sales

Seperti yang telah dijelaskan dalam pengertian di atas, Point of Sales adalah sistem yang dapat memudahkan pebisnis dalam menjalankan usaha serta menghemat waktu dan tenaga dalam proses penjualan dan pembelian. Selain itu, keuntungan menggunakan POS adalah mengurangi kesalahan transaksi dan pengelolaan inventaris yang sudah terhitung secara otomatis.

Terdapat beberapa fungsi yang dapat membantu kamu mempertimbangkan penggunaan POS dalam menjalankan berbagai usaha. Berikut beberapa fungsi aplikasi POS yang perlu diketahui!

  1. Mengelola stok persediaan dengan efisien;
  2. Mencatat dan melacak penjualan secara akurat;
  3. Mengefisiensikan proses pembayaran dan transaksi untuk meningkatkan pengalaman pelanggan;
  4. Menghasilkan laporan keuangan yang akurat;
  5. Memungkinkan analisis tren penjualan;
  6. Mengurangi risiko kekurangan atau kelebihan persediaan produk;
  7. Menyediakan data realtime untuk pengambilan keputusan bisnis.

Baca juga: 8 Keuntungan Menu Digital untuk Bisnis Food & Beverage

Cara Kerja Point of Sales

Sistem POS telah sepenuhnya berbasis digital, yang menjadi unsur yang membedakan dari mesin kasir konvensional. Jika kamu masih bingung dengan cara kerjanya, berikut adalah cara kerja point of sales yang perlu kamu ketahui!

1. Konsumen Melakukan Transaksi

Saat  konsumen menuju meja kasir untuk menyelesaikan transaksi pada produk yang akan mereka beli, staf kasir memasukkan produk yang dibeli konsumen ke dalam sistem POS. Selanjutnya, transaksi tersebut akan dihitung dan didokumentasikan oleh sistem.

1. Jumlah Belanja Terhitung secara Otomatis

POS secara otomatis menghitung jumlah belanjaan, termasuk biaya layanan dan pajak yang telah Anda atur. Fitur ini meminimalkan kesalahan dalam menjumlahkan total pembayaran karena kasir tidak perlu menjumlahkan barang satu per satu secara manual.

2. Pengurangan Stok Inventori

Selain mencatat penjualan, sistem POS dapat memudahkan Anda mengatur stok produk atau bahan baku dari inventori ketika transaksi terjadi. Notifikasi akan diberikan jika stok terlalu sedikit atau saatnya untuk melakukan penyetokan ulang.

3. Program Loyalitas atau Diskon

Jika memiliki program loyalitas atau diskon yang sedang berlangsung dalam toko atau suatu event yang sedang terselenggara, sistem POS bisa menambahkan menu sesuai dengan program loyalitas pelanggan atau diskon yang berlangsung.  

4. Sistem Pembayaran

Konsumen melakukan pembayaran menggunakan berbagai pilihan pembayaran, seperti kartu debit, berbagai dompet digital atau QRIS. Sistem POS umumnya terintegrasi dengan berbagai sistem pembayaran yang memudahkan proses transaksi pada pelanggan.

5. Transaksi Selesai

Staf akan memberikan struk pembayaran yang telah berhasil dilakukan konsumen. Struk pembayaran tidak selalu berbentuk cetak, sistem POS memungkinkan pengiriman digital receipt melalui email atau WhatsApp.

6. Pengolahan Data Transaksi

Dengan sistem POS, data transaksi yang telah dilakukan dapat diolah menjadi laporan dan analisis bisnis yang dapat berguna sebagai dasar pengambilan keputusan.

Baca juga: Acara Peresmian Rumah AKU di Yogyakarta, Wadah Digitalisasi Bisnis UMKM Anda

Artikel menarik lainnya

×